Harga Alat Charger Mobil Listrik Terbaru 2022 & Spesifikasinya

Bagi setiap mobil listrik, entah yang All-Electric Vehicle atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle, butuh yang namanya charger mobil listrik, yang acap disebut dengan Wall Charging. Charge mobil listrik bisa dilakukan di SPKLU, namun juga bisa membuatnya sendiri. Lalu, berapa harga alat charger mobil listrik?

SPKLU adalah singkatan dari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum, mirip dengan SPBU untuk mobil biasa. Namun, jika Anda berencana memasang Wall Charging sendiri di rumah agar tidak harus ke SPKLU, wajib mempelajari harga dan spesifikasi alat tersebut.

Yang Harus Diperhatikan

Sebelum memasang alat charging listrik pribadi, penting untuk tahu spesifikasi charger mobil listrik yang tersedia. Memang, setiap baterai membutuhkan kapasitas tertentu untuk ukuran baterai tertentu, berlaku juga sebaliknya.

Umumnya, baterai mobil listrik membutuhkan Wall Charging dengan kapasitas 7 kW. Namun, ada banyak merek alat charger listrik di luar sana, harganya akan sebanding dengan kualitasnya. Penting untuk tahu spesifikasi alat tersebut dengan detail, agar tidak salah beli.

Hal lain yang harus Anda lakukan ketika ingin memasang Wall Charging adalah mengajukan pemasangan listrik baru khusus untuk alat charger mobil listrik. Pasalnya, tarif yang dikenakan untuk alat ini berbeda dengan tarif rumah seperti biasa.

Bicara tentang Wall Charger listrik, ada banyak merek yang bisa dibeli, yang dibanderol dengan harga yang berbeda-beda. Setelah tahu harga alat charger mobil listrik, kamu bisa mempersiapkan bujet agar cukup untuk membelinya.

Daftar Harga Alat Charger Mobil Listrik

Sebenarnya, tidak ada syarat yang wajib Anda lengkapi untuk memiliki alat charger mobil listrik di Indonesia. Hanya, pastikan daya listrik di rumah cukup sehingga bisa isi ulang baterai mobil listrik di rumah, tanpa harus ke SPKLU.

Setiap alat charger mobil listrik sudah sepaket dengan konektor AC Type 2. Konektor ini kompatibel dengan semua mobil listrik, karena memang memiliki konektor yang sama. Nah, di bawah ini bisa dicek harga Wall Charging terbaru lengkap dengan spesifikasinya.

Joint Wallbox EV Charger3.5kW/7kW/10kW/11.5kW, 208-240VRp5.554.519,80
Bluesky EV Charging3.5kw/7kw, 250VDCRp4.022.772,00
Weeyu Charging Station22kw, 11kw, 7.6kw, 7.4kw, 7.2kw, 7kw, 3.6kw, 3.5kw, 220V, 230V, 240V, 380V, 400VRp5.569.992.00
MAXPOWER Portable Solar Panel Electric Car Charger30KW, 200-750VdcRp59.103.804.00
BC Electric Car Charging7kw/11kw/22kw, 100-250vRp5.198.659.20
KAYAL Outdoor Charging Station7W/14KW22KW/44KW, AC380VRp6.188.880.00
HONI Fast Charging with B Type RCCB7.6kw/11kw/22kw, 10A 16A 20A 25A 32ARp6.498.324.00
OEM Dual Guns Floor-Stand7KW, 16A,220VRp5.569.992.00
BC Fast Charging3.5KW/7KW/11KW/22KW, 220V 250V 380VRp4.889.215.20
KAYAL portable7/15/20KW, 12-36VRp6.188.880.00
Powercore/OEM Floor Stand Outdoor7/22/43KWRp66.530.460.00
BESEN Wallbox11KW, 32A, 220VRp5.090.353.80
MAXPOWER Outdoor Charging Station30KW, 200-750VDCRp275.405.160.00

Cara Menghitung Biaya Isi Ulang Mobil Listrik

Selain harga alat charger mobil listrik, Anda pun harus tahu bagaimana cara menghitung biayanya. Menariknya, beberapa SPKLU yang sudah tersedia di Indonesia, menggratiskan isi ulang mobil listrik. Namun, menurut Kementerian ESDM, biaya isi baterai mobil listrik adalah mulai dari Rp1.650/kWh sampai Rp2.466,7/kWh.

Jika mengambil harga termurah, maka untuk isi ulang mobil listrik dengan kapasitas 75 kWh (contoh) adalah Rp1.650×75 = Rp123.750. Biasanya, setiap kWh bisa menempuh jarak  sampai 5,1 KM, jadi 75 kWh bisa menempuh hingga 112,5 KM dalam satu kali isi penuh.

Tentunya, setiap mobil listrik memiliki kapasitas baterai yang berbeda-beda, yang juga mempengaruhi jarak tempuhnya dalam satu kali isi ulang. Sementara ini, sudah ada mobil listrik yang bisa melaju sampai 777 KM sekali charge.

Biaya Isi Ulang Mobil Listrik di Rumah

Charge Mobil Listrik di Rumah

Lalu, berapa biaya charger mobil listrik di rumah? Cara menghitung biayanya mudah, asal tahu harga per kWh listrik di rumah masing-masing. Selain itu, juga arus maksimal alat charger, durasi isi baterai mobil listrik dan besarnya tegangan listrik di rumah.

Misalnya, diketahui harga listrik per kWH Rp1.444,7, input daya charger 12 Ampere, durasi isi ulang 19 jam dan besar tegangan listrik di rumah 220 V. Cara menghitungnya adalah :

Maksimal Daya X Besar Tegangan Listrik di Rumah X Durasi Waktu

Jadi, 12 x 220 x 19 = 50,16 kWh, kemudian dikalikan dengan harga listrik per kWH, 50,16 kWh x 1.444,7 kWh = 72.466.

Baca Juga :

Sebelum memasang Wall Charging, sebaiknya survei harga alat charger mobil listrik terlebih dahulu, untuk mendapatkan harga terbaik yang sesuai bujet dan kebutuhan. Sampai sini, bisa disimpulkan bahwa mobil listrik jauh lebih hemat daripada mobil BBM.

About Nikola

Check Also

Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Hybrid Electric Vehicle (HEV): Pengertian, Komponen dan Cara Kerjanya

Mobil listrik sudah banyak digunakan di Indonesia, bahkan sebelum pemerintah mencanangkan pengalihan dari mobil BBM …