Jarak Tempuh Mobil Listrik Berapa? Ini Penjelasannya

Teknologi semakin berkembang, salah satunya sektor transportasi, di mana sudah ada mobil listrik. Mobil listrik mungkin sudah lebih populer sekarang ini, khususnya di Indonesia. Namun, saat pertama kali muncul, banyak yang bertanya dengan jarak tempuh mobil listrik.

Dapat dimengerti sebenarnya, karena mereka ingin membandingkan mobil listrik dengan mobil BBM, mana yang lebih cocok, aman dan nyaman untuk digunakan sehari-hari. Nah, tidak perlu bertanya-tanya, karena di sini akan dijelaskan lengkap tentang jarak tempuh yang bisa dijangkau mobil listrik.

Berapa Jauh Jarak Tempuh Mobil Listrik?

Saat pertama kali hadir, mobil listrik yang terkenal bisa menempuh jarak sampai 175 KM maksimal. Tentunya, sekarang jauh berbeda, karena mobil listrik rata-rata bisa menempuh jarak mulai dari 300 sampai 500 KM dalam satu periode isi ulang.

Sedikit banyak berkat perkembangan baterai mobil listrik yang semakin meningkat, juga murah. Dulu, baterai adalah komponen mobil listrik yang harganya paling mahal, namun sekarang sudah turun harganya, selisihnya juga cukup signifikan, yang awalnya $1,200/kWh menjadi $125/kWh.

Lalu, dengan teknologi baterai yang powerfull dan murah, berapa rata-rata jarak yang bisa ditempuh mobil listrik? Sekarang, rata-rata mobil listrik bisa menempuh jarak sampai 313 KM. Paling jauh, mobil listrik bisa melaju sampai 652 KM, sekarang pun sedang dikembangkan mobil listrik dengan jarak tempuh 800 KM.

Lalu, jarak terpendek mobil listrik adalah 135KM, yang dimiliki oleh mobil listrik dengan bentuk yang kecil. Ya, wajar kecil, karena ukuran baterainya juga kecil. Memang, semakin besar kapasitas baterai, semakin besar pula ukuran mobil listrik.

Faktor Jarak Tempuh Mobil Listrik

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi jarak tempuh mobil bertenaga listrik, penjelasannya :

1. Kapasitas Baterai

Kapasitas Baterai Mobil Listrik
Image by Otomotif-SINDOnews

Jelas, mobil listrik dengan kapasitas baterai yang besar bisa menempuh jarak lebih jauh dibandingkan sebaliknya. Ini merupakan faktor utama, jadi semakin besar kapasitas baterai alias sumber tenaga, semakin jauh pula jarak yang bisa ditempuh mobil listrik tersebut.

2. Kecepatan

Image by : Media Indonesia

Ketika pengendara mengemudikan mobil listrik, maka akan menghabiskan daya dengan lebih cepat, akibatnya jarak yang bisa ditempuh akan berkurang. Jadi, dengan kecepatan yang biasa saja, daya mobil listrik akan lebih cepat, dan bisa dikendarai dalam jarak yang lebih jauh.

3. Suhu Lingkungan

Image by : Komitmen Iklim

Jangan heran, suhu juga berpengaruh terhadap jarak tempuh mobil dengan daya listrik ini. Pengosongan baterai memang bisa dipengaruhi oleh temperatur. Jadi, semakin dingin suhu, maka semakin cepat daya baterai habis, jadi tidak bisa menempuh jarak yang lebih panjang.

4. Fitur Elektronik

Image by : SoloPos.com

Semakin banyak fitur elektronik yang dimiliki mobil listrik, semakin mengurangi jarak tempuhnya. Ya, fitur elektronik di dalam mobil listrik bisa menghabiskan daya baterai. Jadi, semakin banyak fitur yang digunakan, semakin banyak pula daya yang dikonsumsi.

Apakah Jarak Tempuh Bisa Menyusut?

Iya, semakin lama mobil listrik digunakan, maka semakin pendek pula jarak tempuhnya. Sebenarnya ini adalah hal yang wajar, dan Anda tidak perlu khawatir. Penyusutan tersebut tidak akan terjadi dengan cepat, namun bertahap.

Baterai mobil listrik mencapai batas akhir setelah digunakan 10 sampai 20 tahun, sebelum diganti dengan yang baru. Kira-kira, penurunan kapasitas baterai adalah 2,3% per tahun. Misal jarak tempuh awal mobil listrik adalah 240 KM, dengan penyusutan 2,3% per tahun, akan berubah menjadi 213 di tahun kelima.

Jarak Tempuh Mobil Listrik Terjauh 2022

Sebagai tambahan informasi, di bawah ini akan dirangkum mobil listrik terjauh, yaitu yang memiliki jarak tempuh terjauh, yaitu:

  • Mercedes-Benz ESQ (777 KM)
  • Tesla Model S Plaid (627 KM)
  • Ford Mustang Mach-E Extended Range (600 KM)
  • Tesla Model S Long Range (600 KM)
  • Volkswagen ID3 Tour (540 KM)
  • Tesla Model Y (507 KM)
  • Nissan Ariya (500)
  • Hyundai Kona EV (480 KM)
  • Hyundai Ioniq 5 (480 KM)
  • Nissan Leaf (370 KM)
  • Jaguar I-Pace (470 KM)
  • Porsche Taycan (340 KM)

Jarak tempuh untuk mobil listrik di atas adalah dalam satu kali isi ulang baterainya. Jadi, setelah diisi penuh baterainya, mobil listrik tersebut bisa menempuh jarak sampai sekian.

Baca Juga :

Jarak tempuh mobil listrik berbeda-beda, tergantung kapasitas baterainya yang dimilikinya, kecepatan, suhu di dalam mobil sampai fitur elektronik yang digunakan. Intinya, jarak tempuh kendaraan listrik bisa disesuaikan dengan kebutuhan, apakah untuk penggunaan jarak dekat atau jarak jauh.

About Nikola

Check Also

Hybrid Electric Vehicle (HEV)

Hybrid Electric Vehicle (HEV): Pengertian, Komponen dan Cara Kerjanya

Mobil listrik sudah banyak digunakan di Indonesia, bahkan sebelum pemerintah mencanangkan pengalihan dari mobil BBM …